Social Icons

Pages

Featured Posts

Kamis, 14 April 2016

KNPB: Dengan tegas mengutuk spanduk propaganda yang digantung Polres Manokwari

Spanduk  propaganda yang dipasang oleh aparat kepolisian Manokwari/foto pashter
Manokwari , PacePapushare – Aparat keamanan gabungan Polda Papua Barat dan Polres Manokwari turunkan anggota dengan mobil patroli, dalmas kurang lebih 13 unit mobil dan sepeda motor 10 unit (13/04/2016). Hanya untuk mengantungkan spanduk provokator kepada rakyat Papua Barat.



Spanduk aparat kepolisian mengantungkan spanduk gamar tersebut dengan bertulisan seperti dibawa ini.
“THE UNITED LIBERATIOAN MOVEMENT OF WEST PAPUA
STOP BAWAH NAMA SEMUA ORANG ASLI PAPUA
STOP TIPU-TIPU SUDAH KARENA HANYA BIKIN MALU ORANG PAPUA”

KNPB Manokwari dengan tegas menyampaikan, Mohon seluruh rakyat Papua yang ada di kota Manokwari bahwa spanduk yang di pasang sepanjang jalan tersebut adalah PROPOGANDA dan itu perbuatan aparat keamananlah yang tidak bertanggung jawab dan kami mengutuk keras.
Kegiatan kami dari KNPB wilayah Manokwari hari ini Rabu (13/04/016) hanya mengadakan  jumpa Pers.
Jika ada pergerakan atau kegiatan hari ini di Manokwari lebih dari jumpa pers maka, itu bukan kegiatan dari KNPB.
Apa bila terjadi kejadian seperti pemasangan spanduk atau kegiatan Dalam bentuk apapun maka, itu sudah jelas-jelas PROPOGANDA dari pihak lawan (NKRI) hanya untuk mengacaukan situasi di wilayah Manokwari.
Dan KNPB wilayah Manokwari adakan kegiatan jumpa pers sebentar sore pukul 15:00 WP.
(AN)
Sumber Berita dari: http://pacepapushare.blogspot.co.id

Dosen Uncen Papua: Masalah Papua Bukan Masalah Indonesia Tapi Masalah Internasional

Frans Kapisa, Dosen FISIP Uncen, Papua. (Foto: Yosafat Mai Muyapa/KM)

Jayapura,-Salah satu Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univesitas Cendrawasih (FISIP Uncen) Papua, Frans Kapisa, mengatakan, perjuangan masalah Papua adalah bukan masalah indonesia, tetapi masalah  dunia Internasional dan Negara-negara Forum Pasifik.
“dengan adanya masalah ini, dikomitmen bahwa perjuangan Papua dilakukan secara bermartabat. Jangan kita berjuang dengan menggunakan kekerasan diatas tanah ini. Sebab, kebenaran adalah jalan menuju sebuah kemenangan,”kata Frans dalam orasi yang disampaikan di hadapan masa aksi, Rabu, (13/04/16).
Menurutnya, dengan melihat  perjuangan Papua dinilai hampir mengakhir kebebasan atas tindakan kolonial indonesia. 
Lanjutnya, dengan melakukan aksi demo damai yang dimotori dar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) guna mendukung ULMWP agar terdaftar sebagai anggota penuh di MSG pada konfrensi 3 Mei mendatang.
“hal ini sudah menunjukan bahwa kemerderkaan ialah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia di hapuskan,”katanya, yang juga diakui sebagai Aktivis Papua.
Ia menilai, konflik yang terjadi di tanah Papua bukan konflik perpanjangan persolan menyangkut Otsus dan kesejahtraan ekonomi di papua. Tetapi, menyangkut status politik, yakni penentuan nasib sendiri.
“Untuk itu, Papua akan terlihat  adanya udara segara ketika Papua  termasuk anggota Penuh di MSG,”tegasnya.
Ia berharap, 3 Mei 2016 mendatang Papua akan terdaftar menjadikan salah satu anggota penuh di  MSG itu sudah pasti.
“maka, perlu ada dinamika aksi atau dukungan dari seluruh rakyat papua untuk regalitasi dalam forum MSG nanti,”harapnya.
Sementaraitu, salah satu Atlet Bola Kaki,penjaga gawang  dari Tim Mutiara Hitam, Jayapura, Eneko Pahabol,  mengatakan, “saya juga mewakili teman-teman atlet di Papua juga sangat mendukung ULMWP agar Papua masuk sebagai anggota penuh di MSG.
Kata dia, satu hal yang menjadi dosa terbesar ialah  orang sudah tahu apa yang harus dilakukan. Tapi tidak dilakukan.  Itu sudah menjadi dosa terbesar.
“maka, apa yang dinilai di Papua kalau itu benar, yah harus dilakukan. Jangan tunggu dan menunggu,”tegasnya.
 
Sumber  Kabar Mapega

Di Merauke, Polisi Datangi Kantor, Tangkap Ketua dan Anggota KNPB

Di Merauke, Polisi Datangi Kantor, Tangkap Ketua dan Anggota KNPB

PENANGKAPAN DAN PENGGREBEKAN SEKRETARIAT KNPB WILAYAH HA-ANIM DAN KANTOR PRD WILAYAH MERAUKE OLEH POLISI MENGAKIBATKAN DEPRESI TERHADAP KETUA PRD

Merauke, KNPBNews - Rabu (13/04/16) Kurang lebih pukul. 08.00 WPB polisi dari Polres Merauke dan Polsek dipimpin oleh kabag Ops. Kompol Marten Kuagow dengan jumlah kurang lebih 100 anggota polisi bersenjata lengkap mendatangi Sekretariat KNPB Wilayah Ha-Anim dan Kantor PRD Wilayah Merauke dengan menggunakan 2 mobil dalmas, 1 mobil kijang, 1 mobil pikap , kemudian mereka menggrebek Sekretariat atau Kantor dan menangkap ketua PRD, Sektum PRD, Sekretaris I PRD, Ketum KNPB, Ketua I KNPB, Bendahara KNPB dan beberapa anggota KNPB. Terjadi penekanan yang hebat kepada semua kru yang mengakibatkan depresi kepada ketua PRD Wilayah Merauke Ibu. Panggrasia kondisi kesehatannya terganggu.

Beberapa barang diambil, antara lain ; 4  motor, 1  hardiks, 2 toa, 1 Kotak sumbangan revolusi, 1 buah contoh kotak simulasi referendum, 1 Hand phone, 1 papan white bord, dan beberapa baliho yang tidak terpakai.
Nama-mana yang ditangkap;
1. Hon. Ny. Panggrasia Yeem MP (Ketua PRD)
2. Hon. Tn. Petrus Katem MP (Sektum PRD)
3. Hon. Tn. Idelfonsius Katop MP (Sekretaris l PRD)
4. Hon. Tn. Yohakim Gebze MP (Ketua PRS Makleuw)
5. Tn. Gento Emerikus Dop (Ketum KNPB Wil. Ha-Anim)
6. Tn. Charles Sraun (Ketua l KNPB Wil. Ha-Anim)
7. Tn. Emilianus Nemop (Bendahara KNPB Wil. Ha-Anim)
8. Tn. Rikardo Pisakai (Ketua Dikpol KNPB Wil. Ha-Anim)
9. Tn. Oktovianus Warip (Anggota KNPB)
10. Tn. Petrus P. Koweng (Anggota KNPB)
11. Tn. Lukas Arawok (Anggota KNPB)
12. Tn. Simon Taulemi (Anggota KNPB)
13. Tn. Paustinus K. Metemko

Hingga berita kami naikan mereka masih ditahan di Polres Merauke.

Dalam 2 Tahun, 1.127 Warga Papua Ditangkap

Dalam 2 Tahun, 1.127 Warga Papua Ditangkap  

Mahasiswa yang tergabung dalam Papua Itu Kita melakukan aksi unjuk rasa, di depan Gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta, 8 Desember 2015. Empat warga Papua tewas dalam peristiwa Paniai berdarah. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.COJakarta - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta merilis ada sekitar 1.127 warga Papua yang ditangkap TNI dan Polri pada 2013-2015. "Ada 653 penangkapan dari April 2013-Desember 2014, lalu ada 474 penangkapan dari 30 April-1 Juni 2015," ujar Direktur LBH Jakarta Alghiffari Aqsa di gedung LBH, Jakarta, Selasa, 12 April 2016.

Selain itu, Alghiffari mengatakan, sejak 18 bulan periode pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, ada sekitar 1.000 warga, khususnya aktivis kemerdekaan, yang ditangkap. Penangkapan warga Papua kembali muncul di media ketika aparat membubarkan gelaran doa yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada Selasa, 5 April 2016.

"Saat acara masih berlangsung, tiba-tiba aparat gabungan TNI/Polri membubarkan kegiatan dengan mengeluarkan tembakan ke atas beberapa kali dan menyerang kerumunan massa," ujar Alghiffari.

Menurut Alghiffari, aparat gabungan diduga memukul dan menendang puluhan peserta kegiatan. Sejumlah spanduk, pakaian, dan noken disita polisi. Selain itu, salah satu anggota TNI diduga menelanjangi anggota KNPB berinisial IT. Dua anggota KNPB berinisial AD dan AE juga mengalami luka parah hingga masuk rumah sakit.

Aparat menangkap 15 anggota KNPB dan 13 di antaranya sudah dibebaskan pada keesokan harinya dengan status wajib lapor selama waktu yang belum ditentukan. Dua lainnya, Steven Itlay dan Yus Wenda, masih ditahan.

"Yus Wenda dikenai Pasal 351, yakni pasal penganiayaan, meskipun ancaman maksimum pasal tersebut 2 tahun 8 bulan yang berarti seharusnya Yus Wenda berhak untuk tidak ditahan," ujar Alghiffari.

Sedangkan Steven Itlay dikenai Pasal 106, yakni pasal makar. Menurut Alghiffari, pasal makar memang kerap digunakan di Papua guna memberangus kebebasan berekspresi dan berpendapat.

"Itlay dipindahkan dari Polres Mimika ke rumah tanaman Brimob yang jaraknya jauh dari Timika. Diduga ini adalah upaya incommunicado, yakni mengisolasi Steven Itlay," katanya.

Rabu, 13 April 2016

Ibadah Aksi KNPB Konsulat Wilayah Gorontalo Berjalan dengan Aman Pada 13 April 2016


Komite nasional Papua barat KNPB konsulat wilayah gorontalo mengadahkan aksi Doa bertempat di honai Cenderawasih IX di kota Gorontalo, berhubungan dengan dua agenda.
Ibadah aksi Komite Nasional Papua Barat KNPB Konsulat Gorontalo di buka oleh selaku Ketua KNPB Konsulat gorontalo Emanuel Ukago. 
Yang Menjadi agenda utama adalah dua agenda yang di maksud yaitu 
1. International supervisor west Papua
2. ULMWP menuju MSG sebagai anggota tetap atau anggota penuh.
Di Mulai Kegiatan kegiatan aksi ibadah Yang berkaitan dengan dua agenda tersebut pada hari ini rabu, tanggal 13 April 2016, Pukul 14.15-16.10 wita. Mulai hingga agenda tersebut awal sampai akhir berjalan dengan baik, aman dan lencar.
Masa aksi yang mengikuti aksi doa dukungan dan mendesak dua agenda international supervisor west Papua Dan ULMWP menuju MSG sebagai anggota tetap atau penuh tersebut 30 masa yang hadir dari ketua sampai anggota KNPB Konsulat Gorontalo.
Masa Yang datang mengikuti ibadah tersebut mereka membawah dengan selogan masing-masing untuk mendukung dan mendesak kedua agenda yang di laksanakan pada hari ini.

Denga tegas dalam ruang Kesan dan Pesan (Emanuel Ukago Selaku ketua KNPB konsulat wilayah Gorontalo dan Lukcy Lukas Yobee Sekum), Mari kita sama-sama selamatkan tanah dan manusia papua yang selalu ditindas, diintimidasi, dianiaya, di perkosa dan dirampas kekayaan sumberdaya alam oleh sang klonialisme, kita mahasiswa adalah Agency Of Change maka mari kita merubahkan diri menjadi orang bisa berperan elit politik pembebasan papua Merdeka karena itu keabadian bagi kami kaum ras melanesia. Dan selanjutnya kita mahasiswa hidup itu enak-enak tanpa masalah, namun tetapi kawan-kawan di tanah papua disiksakan oleh sang Klonial NKRI baik itu nyata maupun tidak nyata lewat makan dan minuman, dan  orang tua kami yang ada di hutang berantara itu siapa yang akan diselamatkan jika kita tidak bergerak dan memediasikan. Itu kawan pahami.  (Rasta B.Pigome)

Jumat, 08 April 2016

Sebenarnya Siapa yang Hinah Lambang NKRI, Nah Kenyataannya.



Kami Ras Melanesia (Orang Papua) dimata NKRI seekor binatang. Pembebasan papua Merdeka adalah mereka pikir menghina Negara Indonesia pada hal kami pun menyuarakan atas kebenaran dan sejarah, semua manusia tanpa sejarah andaikan tanpa mata berjalan dan menuju pada jalan jalur lain. 
Mungkin karena, hanyalah mereka belum pahami maka  mereka berpikir demikian.
NKRI mereka menuduh dan dituduh orang papua di hina NKRI pada  hal mereka sendiri yang menghina Negeranya.   
Nah..ini kenyataannya menghina pada Negaranya sendiri, pada  tanggal Kamis, 17 Maret 2016 10:26 pedangdut Zaskia Gotik, yang mendapat kecaman dari netizen dan publik Tanah Air, karena ulahnya dalam acara yang disiarkan secara langsung tersebut. 
Dalam acara tersebut, Zaskia dianggap telah menghina lambang negara Indonesia.
Penghinaan itu berawal ketika host acara Dahsyat, menanyakan dua pertanyaan kepada bintang tamu, yakni Zaskia Gotik, Julia Perez, dan Ayu Tingting.
Para bintang tamu diminta menulis jawaban mereka di sebuah kertas.
Pertanyaannya adalah tanggal diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia, dan apa lambang Sila ke-5 Pancasila.
Zaskia menjawab dua pertanyaan itu Zaskia menjawab proklamasi dilakukan setelah azan subuh pada 32 Agustus, dan lambang sila ke-5 Pancasila adalah bebek nungging.
 
Haaa Begitu kelakuan NKR, jika warga papua yang Bilang Begitu Lansung Tembak mati.

Minggu, 31 Januari 2016

Lagi, Kembali Terjadi Teror Di Sekretariat KNPB Wilayah Sentani

Ilustrasi 
Sentani, Pacepapushare - Kejadian ini terjadi 28/01/2016. pukul 23 :13 WPB. malam. Dengan alasan yang tidak jelas, pihak ketiga dipakai untuk mengancurkan Gerakan Perjuangan Papua Barat yang mana orang Papua menyuarakan kebebasan secara Damai di Papua. Kali ini terjadi teror lagi kepada KNPB yang berada di wilayah sentani dan selama ini mereka melakukan dengan barbagai cara yang mereka miliki untuk masuk mengerebek sekertariat KNPB yang terus-menerus.

Juga selama ini infomasi selalu bocor terus kepada inteljen Kapolres Jayapura, untuk pertemuan apa saja antara pengurus wilayah dan anggota KNPB wilayah Sentani di sekertariat dan selalu ada terjadi pengerebekan.

Secara tidak terhormat dengan bersifat teror oleh anggota Polisi yang bertugas di Polres Jayapura di Sentani, mereka datang berpakian pereman bertopen lengkap dengan peralatan persenjataan, lalu para anggota Polisi dengan alasan kejar motor yang dicuri oleh pihak yang sengaja di pasang pada penghuni yang selalu berada di sekertariat KNPB wilayah Sentani.
Diduga informan adalah  JONY HIZAGE dan LAI HIZAGE keduanya selama ini menjadi imforman pada Polisi intelijen yang bertugas Polres Jayapura.
Kedua orang tersebut selama ini kami anggap anggota KNPB wilayah Sentani, Tetapi ternyata mereka dua adalah pengghianat kami. kata Pahabol.

Bukti yang dapat ditemukan pada mereka dua yang jadi informen adalah sms-an dengan Polisi intel yang bertugas Polres Jayapura atas nama Usman yang beralamat berdekatan dengan sekretariat KNPB wilayah Sentani.

Sebelum terjadi teror atau pengrebekan ke sekertariat KNPB wilayah Sentani sekitar pukul 19.34 WPB malam. kedua orang tersebut jadi informen bersama intelijen Kapolres Jayapura, lalu mereka ikutan bersama ke arah Perumnas III Waena.
Para intelijen menggunakan mobil dan kedua orang yang jadi informen tersebut mengunakan sepeda motor yang dikasih oleh Polisi intelijen dengan maksud untuk cari pelaku pencuri motor itu.
Dan setelah tiba diputaran taksi Perumnas III Waena, kedua orang informen langsung ditunjuk sebagai pelaku pencuri dari  pihak intel yang bersama mereka berdua.
Taktik sebagai mereka adalah pencuri lalu menangkap mereka sebagai pelaku pencurian sepeda motor yang diawal dikata itu sebagai alasan mereka para intelijen. yang berada di Perumnas III Waena putaran taksi.

Maaf foto kami tidak lampirkan, karena malam jadi tidak sempat ambil.
Sumber informasi ini langsung laporkan oleh; Ketua I KNPB wilayah sentani. Atas nama: Agus Pahabol. Di sekertariat KNPB Pusat. More
 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates