![]() |
| Ilustrasi |
Juga selama ini infomasi selalu bocor terus kepada inteljen Kapolres Jayapura, untuk pertemuan apa saja antara pengurus wilayah dan anggota KNPB wilayah Sentani di sekertariat dan selalu ada terjadi pengerebekan.
Secara tidak terhormat dengan bersifat teror oleh anggota Polisi yang bertugas di Polres Jayapura di Sentani, mereka datang berpakian pereman bertopen lengkap dengan peralatan persenjataan, lalu para anggota Polisi dengan alasan kejar motor yang dicuri oleh pihak yang sengaja di pasang pada penghuni yang selalu berada di sekertariat KNPB wilayah Sentani.
Diduga
informan adalah JONY HIZAGE dan LAI HIZAGE keduanya selama ini menjadi
imforman pada Polisi intelijen yang bertugas Polres Jayapura.
Kedua
orang tersebut selama ini kami anggap anggota KNPB wilayah Sentani,
Tetapi ternyata mereka dua adalah pengghianat kami. kata Pahabol.
Bukti yang dapat ditemukan pada mereka dua yang jadi informen adalah sms-an dengan Polisi intel yang bertugas Polres Jayapura atas nama Usman yang beralamat berdekatan dengan sekretariat KNPB wilayah Sentani.
Sebelum terjadi teror atau pengrebekan ke sekertariat KNPB wilayah Sentani sekitar pukul 19.34 WPB malam. kedua orang tersebut jadi informen bersama intelijen Kapolres Jayapura, lalu mereka ikutan bersama ke arah Perumnas III Waena.
Para
intelijen menggunakan mobil dan kedua orang yang jadi informen tersebut
mengunakan sepeda motor yang dikasih oleh Polisi intelijen dengan
maksud untuk cari pelaku pencuri motor itu.
Dan
setelah tiba diputaran taksi Perumnas III Waena, kedua orang informen
langsung ditunjuk sebagai pelaku pencuri dari pihak intel yang bersama
mereka berdua.
Taktik
sebagai mereka adalah pencuri lalu menangkap mereka sebagai pelaku
pencurian sepeda motor yang diawal dikata itu sebagai alasan mereka para
intelijen. yang berada di Perumnas III Waena putaran taksi.
Maaf foto kami tidak lampirkan, karena malam jadi tidak sempat ambil.
Sumber informasi ini langsung laporkan oleh; Ketua I KNPB wilayah sentani. Atas nama: Agus Pahabol. Di sekertariat KNPB Pusat. More




